Jadwal Operasional (Senin - Sabtu) Ketahui Lebih Lanjut!
search

5 Jenis Tes Yang Dapat Dilakukan Untuk Mendiagnosis Kucing FIP (Feline Infectious Peritonitis)

5 Jenis Tes Yang Dapat Dilakukan Untuk Mendiagnosis Kucing FIP (Feline Infectious Peritonitis)

FIP (Feline Infectious Peritonitis) sangat sulit untuk didiagnosis. Hal ini dikarenakan belum adanya alat khusus yang bisa mendeteksi viurs FIP pada kucing. Selain itu juga banyak tanda klinis pada kucing FIP yang tidak jelas dan terjadi bersamaan dengan penyakit lainnya pada kucing. Hal ini yang membuat sering sekali kucing FIP terlambat didiagnosis untuk diberikan pengobatan.

Meskipun sulit didiagnosis, bukan berarti FIP pada kucing tidak bisa didiagnosis lebih dini. Kucing FIP biasanya memiliki gejala awal yang dapat kita amati langsung. Gejala awal pada kucing FIP bisa anda pelajari pada artikel kami yang berjudul Ketahui Lebih Dini ! 10 Tanda Awal Kucing Yang Terkena FIP.

Jika kucing anda mengalami beberapa gejala FIP, berikut beberapa tes yang bisa kita lakukan di klinik terdekat untuk memastikan diagnosis FIP pada Kucing kita.

  1. Test Kit
    Tes yang mendeteksi antibodi terhadap virus corona pada kucing dalam darah, tetapi tes ini tidak spesifik dan tidak dapat digunakan sendiri untuk mendiagnosis FIP. Test kit tersebut bernama kit uji FIP atau kit uji FCOV, bergantung pada klinik tempat Anda memintanya. Jika kucing memiliki tanda klinis yang konsisten dengan diagnosis FIP, maka hasil tes positif mendukung diagnosis tersebut, tetapi tidak konklusif. Begitu juga jika hasil tes negatif disertai adanya tanda-tanda klinis, tidak dapat mengesampingkan diagnosis FIP itu sendiri.

  2. Complete Blood Count (CBC)
    Jika terdapat FIP, maka akan ada kelainan pada hasil pemeriksaan darah kucing. Beberapa indikatornya adalah RBC, WBC, A / G ratio (<0,7). Peningkatan Crea dan / atau ALT, masing-masing dapat mengindikasikan masalah pada ginjal atau hati kucing.

  3. X-rays
    X-rays sangat membantu dalam menentukan keberadaan cairan di perut, paru-paru, atau dada. Setelah cairan diidentifikasi, tes lebih lanjut dapat dilakukan untuk memeriksa adanya kemungkinan FIP Basah.

  4. Rivalta Test / Liquid Drop Test
    Tidak banyak yang mengetahui tes ini, karena tes ini bukan merupakan tes umum seperti yang lainnya dan tidak semua klinik dokter hewan menawarkan tes yang sederhana ini. Rivalta test hanya dapat dilakukan jika terdapat cairan di perut, paru-paru, atau area dada karena sampel cairan tersebut diambil untuk menentukan hasil positif dan negatif.

  5. Biopsy
    Jika terdapat keraguan dalam diagnosisnya, dokter hewan anda mungkin menyarankan agar dilakukan biopsi dari kucing anda, sehingga FIP dapat dibedakan dari penyakit lainnya yang lebih dapat diobati. Saat ini satu-satunya cara untuk membuat diagnosis positif FIP adalah dengan pemeriksaan histologis jaringan oleh ahli patologi di laboratorium.


Berikut 5 tes di atas dapat kita lakukan segera jika terdapat gejala FIP pada kucing kita. Kini FIP tidak lagi mematikan, karena kami dari Basmi FIP menyediakan pengobatan GS-441524 yang terbukti efektif untuk menangani kucing FIP. Konsultasi lebih lanjut bersama kami melalui WhatsApp Basmi FIP.



Posting lama Posting terbaru

Keranjang anda saat ini kosong.
Lanjutkan belanja